Wednesday, 2 May 2012


4 Inovasi Baru Dalam Bersepeda


Inovasi-inovasi dalam bersepeda seperti tidak ada habisnya di negara-negara maju.Di Belanda sepeda bisa menjadi “Bis Sekolah” yang dikayuh oleh anak-anak. Mesin-Penjual khusus untuk pengguna sepeda ada di Minneapolis. Ada juga Free-Ride di Pittsburg dan Bike-Share terbesar di China. Semua inspirasi positif ini bisa kita contoh. Simak uraiannya berikut ini:
Belanda: Bis Sekolah Kayuh
Bis ini didesain untuk 10 penumpang anak-anak, usia antara 4 sampai 12 tahun. Dengan desain yang mengedepankan kenyamanan dan keamanan, bis sekolah ini dikemudikan oleh satu orang dewasa.Selain itu bis sekolah unik ini juga terdapat kursi penumpang di bagian belakang untuk 2 anak. Selain dilengkapi dengan tenaga kayuh, bis yang mempunyai kecepatan rata-rata 16 km/jam ini juga memiliki mesin cadangan, yang diperuntukkan pada saat jalan menanjak atau jika anak-anak mulai kelelahan.
Minneapolis-USA, Mesin Penjual untuk Sepeda
Memang tidak salah jika Minneapolis tahun lalu ditasbihkan sebagai “Best Bicycling City” oleh Bicycling Magazine. Kota yang mendapat julukan The City of Lakes ini juga dikenal sebagai kota yang ramah bagi wisata sepeda. (bike-friendly urban landscape)
Di kota ini juga terdapat fasilitas sepeda yang unik yaitu Vending Machine (Mesin Penjual) khusus untuk pesepeda yang diberi nama Bike Fixation. Mesin Penjual untuk sepeda ini terdapat di Rute Greenwich karena rute tersebut adalah rute paling populer untuk bersepeda.
Mesin penjual ini beroperasi dari pukul 06.00 pagi sampai dengan tengah malam. Selain tersedia minuman, makanan kecil dan aksesoris sepeda, mesin penjual ini juga menyediakan 8 alat-alat standar untuk memperbaiki sepeda dan pengisian angin gratis.
Mesin ini juga memiliki tutorial cara untuk menggunakan alat-alat tersebut dan cara singkat memperbaiki sepeda. Untuk pembayaran kita bisa menggunakan uang pas atau memakai kartu kredit. Harga yang diterapkan juga bersaing dibanding toko-toko sepeda yang lain.
Pittsburgh – USA, Rides it Forward
Adalah Organisasi bernama Free Ride, merupakan perkumpulan para pecinta sepeda untuk menyumbangkan waktu dan tenaga untuk berbagi pengetahuan tentang sepeda.
Setiap orang dapat membawa sepeda lama mereka untuk diperbaiki di Bengkel Free Ride. Kita juga mendapatkan ilmu bagaimana cara memperbaiki sepeda dari staff Free Ride, sebagai imbalannya kita harus meneruskan ilmu yang kita dapatkan dari Free Ride dengan mengajarkannya kepada orang lain yang membutuhkan.
Jika pernah menonton film yang dibintangi oleh Haley Joel Osment berjudul Pay it Forward, konsep organisasi ini hampir sama dengan film tersebut.
Free Ride selain memperbaiki dan menjual sepeda, organisasi ini juga menawarkan kelas Perbaikan Sepeda untuk remaja.
Di website Free Ride (http://freeridepgh.org) terdapat konsep pay-it-forward yang mempunyai semboyan “get a bike, fix a bike, give a bike” yang tidak berhenti pada konsep memperbaiki sepeda saja, tetapi tentang edukasi, membuat sepeda agar dapat dipakai selama-lamanya.
China, Bike-Share terbesar di dunia
Ide terakhir yang dapat mengubah cara kita dalam bersepeda terdapat di China, tepatnya di kota Hangzhou. Kota di bagian selatan China yang berpenduduk  7 juta jiwa ini berhasil mengembangkan sepeda sebagai transportasi publik terbesar.
Sebanyak 50,000 sepeda telah berkembang sampai sekarang dari sejak dimulai pada tahun 2008. Jumlah ini menjadikan Hangzhou sebagai sistem transportasi sepeda terbesar di dunia, dan menempatkan Perancis sebagai peringkat kedua dengan jumlah 20,000 sepeda.
Dinas Transportasi Publik kota Hangzhou telah mengembangkan sistem untuk mengurangi kemacetan dan membantu penduduk untuk menuju shelter bis terdekat. Dalam sehari, rata-rata 240,000 perjalanan dengan menggunakan sepeda telah dilakukan di Hangzhou. Ruas jalan yang lebar dengan jalur khusus untuk pengguna sepeda menambah kenyamanan transportasi publik terbesar ini.
Biaya yang diperlukan untuk menggunakan sepeda ini sangatlah murah, pada satu jam pertama penggunaan adalah gratis dan tiap jam berikutnya kita hanya membayar semampu kita.
Kenyamanan lainnya adalah tersedianya 2,050 lokasi pemberhentian (shelter) sepeda dimana kita dapat memakai dan memarkir sepeda dengan jarak antar shelter tidak lebih dari 300m. Dewan kota Hangzhou merencanakan untuk menambah jumlah sepeda sampai dengan 175,000 sepeda pada tahun 2020.

No comments:

Post a Comment